Polisi Bekuk Pelaku Pencurian Uang Ratusan Juta Rupiah di Dok V Jayapura |
- Polisi Bekuk Pelaku Pencurian Uang Ratusan Juta Rupiah di Dok V Jayapura
- Polresta Jayapura Serahkan Tahap II, Tersangka Persetubuhan Terhadap Anak Ke Kejaksaan
- Sri Mulyani Mulai Pungut Pajak Pulsa, Kartu Perdana, Voucher dan Token dari 1 Februari 2021
- Ini Tips Melakukan Silhouette Challenge yang Menjadi Tren Baru Viral di Tiktok
- Tuai Kontroversi, Abu Janda Klarifikasi Pernyataan Islam Adalah Agama Arogan di Twitter
- Gerakan Black Lives Matter (BLM) Dinominasikan Sebagai Penerima Hadiah Nobel Perdamaian
- Danny Pattipeilohy Ungkap 120 Program BKSDA Tahun 2021
- Helmy Faishal Zaini Tanggapi Pernyataan Abu Janda Tentang Islam Agama Arogan
- Inilah Alasan Rachel Vennya Lepaskan Hijab Pasca Isu Bercerai dengan Niko Al Hakim
- Pembukaan Lahan Jadi Ancaman Populasi Burung Kehicap Buano di Seram Bagian Barat
- Aktor Preman Pensiun, Kang Pipit Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun
- Berty Kendek Salur 2 Ton Beras Bantuan Yayasan Budha Tzu Chi di Sokanggo dan Persatuan
- Apel Perdana Tahun 2021, Gustaf Urbinas Pesan Profesional, Disiplin dan Jaga Citra Polri
- Penyidik Polsek Abepura Serahkan Tersangka dan BB Curanmor ke Kejaksaan
- Petrus Fatlolon Minta Masyarakat Dukung Persiapan MTQ Ke-29
- 25 Pelanggar Terjaring Saat Polres Jayawijaya Gelar Razia
- Satgas Yonif Mekanis 516/CY Lakukan Pengobatan di Waropko
- Arnold Ritiauw Lepas Pamrahwan Satgas Yonif RK 732/Banau di wilayah Korem 151/Binaiya
- Bareskrim Polri Tangani Kasus Dugaan Ujaran Rasisme Terhadap Natalius Pigai
- Di Jembatan Youtefa, Seorang Pria Jatuh dan Meninggal Dunia
- Polisi Amankan Pelaku Curanmor di Sorido
- Polisi Olah TKP Temuan Mayat di Kelurahan Tanjung Ria Jayapura
- Widya Murad Ismail Harap LSM GANN Putus Mata Rantai Narkotika di Maluku
- Ariffin Ungkap Polisi Tangani Kasus Penganiayaan di Jalan Parakomando
- Pelaku Penganiayaan di Jalan Garuda Pasar Lama Diamankan Polsek Abepura
Polisi Bekuk Pelaku Pencurian Uang Ratusan Juta Rupiah di Dok V Jayapura Posted: 29 Jan 2021 06:07 PM PST JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Tim Opsnal Polsek Jayapura Utara berhasil membekuk AW (25), satu spesialis pencurian dengan kekerasan di kawasan Dok V Bawah, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Jumat (29/01/2021) pagi. Kapolsek Jayapura Selatan AKP Handry M. Bawilling, S.Sos., M.H menerangkan pelaku merupakan target operasi, yang mana hasil penyelidikan diketahui dirinya telah melakukan aksi pencurian berulang kali. "Dari hasil penyelidikan, pelaku ini sudah melakukan aksi pencurian baik itu kendaraan bermotor dan barang-barang berharga milik korbannya," ucapnya. Kata Kapolsek, salah satu laporan polisi yang diketahui, AW telah melakukan aksi pencurian uang tunai senilai Rp. 156.000.000 di kawasan Bucen II entrop distrik jayapura selatan, pada 17 Desember 2020 lalu, yang mana korbannya Yopenius Wonda telah membuat laporan polisi di Polsek Jayapura Selatan. "Saat kejadian itu pelaku dan rekannya mengambil uang korban dari dalam mobil, dimana korbannya sedang membeli pulsa di sebuah toko," ucapnya. Kata Kapolsek saat ini pihaknya telah berkoordinasi guna menyerahkan pelaku ke Polsek Jayapura Selatan, mengingat laporannya disana. "Pelaku sudah memiliki beberapa laporan kejahatan pencurian, dan kami masih koordinasi. Yang jelas saat ini pelaku sudah ditangkap dan diamankan untuk pengembangan lebih lanjut," ucapnya. Ia pun menambahkan saat diamankan pelaku tidak melakukan perlawanan dan selanjutnya di giring ke Mapolsek Jayapura Utara guna dilakukan pemeriksaan awal. "Pelaku telah mengakui perbuatannya. Dimana saat melakukan aksinya pelaku bersama seorang rekannya yang kini sudah di kantongi identitasnya, bahkan motor yang digunakan saat beraksi pun sudah turut diamankan," tegasnya.(Humaspolrestajayapura) |
Polresta Jayapura Serahkan Tahap II, Tersangka Persetubuhan Terhadap Anak Ke Kejaksaan Posted: 29 Jan 2021 05:48 PM PST JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Penyidik Satuan Reskrim Polresta Jayapura Kota melaksanakan tahap II terhadap satu tersangka persetubuhan terhadap anak berinisial FW (34) ke Kejaksaan Negeri Jayapura, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Jumat (29/01/2021) sore. Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap, penyerahan tersangka FW diterima langsung Jaksa Penuntut Umum Irmayani Tahir, SH disertai barang bukti. Kasat Reskrim AKP Komang Yustrio Wirahadi Kusuma, S.IK ketika di konfirmasi membenarkan penyerahan satu tersangka persetubuhan terhadap anak ke Kejaksaan Negeri Jayapura. "FW dilimpahkan lantaran berkas perkara telah dinyatakan lengkap/ P21 oleh pihak Kejaksaan Negeri Jayapura, " ujarnya. Lanjut Kasat, FW sudah diserahkan ke Kejaksaan guna proses hukum lanjut hingga ke meja hijau (Persidangan) untuk mendapatkan kepastian hukum sesuai perbuatannya. Ia pun menjelaskan, kejadian itu terjadi pada hari senin tanggal 30 November 2020 sekitar pukul 07.00 wit, dimana korban RYSH hendak pergi sekolah dan menunggu taksi dipinggir jalan. "Tiba-tiba pelaku FW menawarkan tumpangan, awalnya korban tidak mau namun pelaku mengatakan kenal dengan orang tuanya sehingga korban mau ikut di mobil pelaku, setelah naik di dalam mobil korban tidak diantar ke sekolah malah melewati jalan ring road menuju Koya Barat, "terang Kasat Reskrim. " Sesampainya di Koya Barat dekat pompa bensin pelaku memberhentikan mobilnya dan disitulah pelaku melakukan aksi bejatnya dengan mengancam korban akan di pukul, "pungkasnya.(Humaspolrestajayapura) |
Sri Mulyani Mulai Pungut Pajak Pulsa, Kartu Perdana, Voucher dan Token dari 1 Februari 2021 Posted: 29 Jan 2021 05:22 PM PST JAKARTA, LELEMUKU.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan memberlakukan pemungutan PPN dan PPh untuk penjualan pulsa, kartu perdana, token, dan voucher. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 6/PMK.03/2021 tentang Perhitungan dan Pemungutan Pajak Pertambahan Nilai serta Pajak Penghasilan atas Penyerahan/Penghasilan sehubungan dengan Penjualan Pulsa, Kartu Perdana, Token, dan Voucher. Aturan ini disusun untuk menyederhanakan administrasi dan mekanisme pemungutan PPN atas penyerahan pulsa oleh penyelenggara distribusi pulsa. Pasal 2 beleid ini menyebutkan penyerahan barang kena pajak, yaitu berupa pulsa dan kartu perdana, oleh pengusaha penyelenggara jasa telekomunikasi dan penyelenggara distribusi akan dikenai PPN. "Pulsa dan kartu perdana sebagaimana dimaksud dapat berbentuk voucher atau elektronik," tulis beleid tersebut yang dikutip Bisnis, Jumat, 29 Januari 2021. Di samping itu, penyerahan token oleh penyedia tenaga listrik juga dikenai PPN. Adapun, jasa kena pajak (JKP) yang dikenai PPN di antaranya jasa penyelenggara layanan transaksi pembayaran terkait dengan diistribusi token oleh penyelenggara distribusi dan jasa pemasaran dengan media voucher oleh penyelenggara voucher. Selain itu, kedua JKP lainnya adalah jasa penyelenggaraan layanan transaksi pembayaran terkait dengan distribusi voucher oleh penyelenggara voucher dan penyelenggara distribusi, serta jasa penyelenggaraan program loyalitas dan penghargaan pelanggan (consumer loyalty/ reward program) oleh penyelenggara voucher. Aturan yang dikeluarkan Sri Mulyani tersebut disebutkan mulai berlaku pada 1 Februari 2021. (Tempo) |
Ini Tips Melakukan Silhouette Challenge yang Menjadi Tren Baru Viral di Tiktok Posted: 29 Jan 2021 04:34 PM PST WASHINGTON,LELEMUKU.COM - Pengguna aplikasi media sosial, TikTok sedang mengikuti tren baru bernama 'Silhouette Challenge' atau 'Tantangan Bayangan Hitam' Tantangan ini merupakan tren baru yang dilakukang dengan cara berpose diambang pintu. Pose tersebut dilakukan sambil menunggu pengambilang gambar berupa siluet berwarna lapis merah. Tantangan yang dilakukan sejak Jumat 29 Januari 2021 ini telah ditonton lebih dari 150 juta kali. Hal ini dilakukan dengan pencahayaan yang kurang di depan kamera sehingga latar dari ambang pintu menjadi terang. Tren ini dilakukan dengan cara menggunakan filter 'Vin Rouge' di aplikasi Snapchat sehingga memberikan ilusi latar belakang merah. Sementara lagu yang digunakan untuk #SilhouetteChallenge ini adalah lagu milik Paul Anka's berjudul 'Put Your Head On My Shoulder' dan kemudian bertransisi ke Doja Cat's 'Freak'. Hal yang harus dihindari saat melakukan 'Tantangan Silhouette' adalah menggunakan pakaian yang minim, namun gunakkanlah pakaian ketat agar saat melakukan pose, terlihat menarik.(Gilang) |
Tuai Kontroversi, Abu Janda Klarifikasi Pernyataan Islam Adalah Agama Arogan di Twitter Posted: 29 Jan 2021 04:31 PM PST JAKARTA, LELEMUKU.COM - Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang menilai Islam adalah agama arogan. Klarifikasi itu disampaikan langsung Abu Janda melalui rekaman video. Klarifikasi tersebut diperuntukkan kepada warga Nahdatul Ulama (NU). Abu Janda mulai bercerita dengan memohon izin kepada kiyai-kiyai Nahdatul Ulama (NU). Kemudian dia menjelaskan cuitannya di Twitter soal Islam arogan. Abu Janda menjelaskan bahwa cuitan tersebut adalah jawaban terhadap cuitan Tengku Zulkarnain yang telah memprovokasi suku agama ras (Sara). Namun kata dia, komentar tersebut ada yang potong dan kemudian diviralkan seolah-olah cuitan itu adalah pernyataan secara mandiri tanpa konteks. "Padahal Itu cuitan jawaban saya kepada Tengku Zulkarnain yang sudah provokasi sara yang mengatakan mayoritas di Indonesia itu arogan ke minoritas," kata Abu Janda sambil menampilkan cuitan Tengku Zul, dilihat di Twitter, Sabtu 30 Januari 2021. "Jadi itulah keluar kata arogan ditulisan saya karena saya menjawab twit Tengku Zul tadi yang mengatakan mayoritas di sini (Indonesia) arogan ke minoritas," sambung Abu Janda. Selanjutnya Abu Janda juga mengatakan pihaknya berkomentar tersebut sebagai orang muslim dalam konteks auto kritik Ihwal Islam saat ini. "Makanya saya tulis di situ (cuitan) Islam sebagai agama pendatang dari Arab. Jadi yang saya maksud adalah Islam transnasional seperti salafi wahabi yang pertama dari Arab dan kedua memang mereka arogan ke budaya lokal seperti mengharam-haramkan seperti yang saya tulis," jelas dia. "Jadi bukan Islam Nusantara seperti NU dan Muhammadiyah. Yang saya maksud adalah Islam pendatang dari Arab yakni Islam transnasional atau salafi wahabi bukan mengeneralkan semua Islam," lanjutnya. Mengakhiri klarifikasinya, Abu Janda menyampaikan permohonan maafnya kepada semua pihak atas kesalahpahaman terhadap tulisannya di Twitter. "Saya mohon maaf kiyai, mohon arahannya terus," tutup Abu Janda. Awal Mula Kasus ini bermula saat Permadi Arya berkicau di akun Twitter-nya bahwa agama Islam adalah agama pendatang dari Arab. Sementara, agama asli Indonesia itu adalah Sunda Wiwitan dan kepercayaan lainnya. Tanggapan Susi dan Helmy |
Gerakan Black Lives Matter (BLM) Dinominasikan Sebagai Penerima Hadiah Nobel Perdamaian Posted: 29 Jan 2021 03:50 PM PST OSLO, LELEMUKU.COM - Seorang politisi Norwegia menominasikan Black Lives Matter (BLM) Movement atau Gerakan "Nyawa Orang Kulit Hitam Berharga" sebagai salah satu calon penerima Hadiah Nobel Perdamaian, yang diberikan oleh komite yang ditunjuk oleh Parlemen Norwegia. "Saya melihat hal ini sebagai salah satu tantangan utama yang terlihat bukan saja di Amerika Serikat, tetapi juga di Eropa dan Asia. Ini adalah jenis konflik yang meningkat ketidaksetaraan," kata anggota parlemen Norwegia Petter Eide dalam makalah nominasinya seperti diberitakan The Guardian. "Black Lives Matter telah menjadi gerakan dunia yang sangat penting untuk melawan ketidakadilan rasial. Mereka memiliki pencapaian luar biasa dalam meningkatkan kesadaran dan kesadaran global tentang ketidakadilan rasial," lanjut dia. Dikatakan di Amerika Serikat, gerakan BLM telah menjadi identik dengan hak-hak sipil dan keadilan rasial. "Hadiah perdamaian diberikan kepada orang yang akan melakukan pekerjaan paling banyak atau terbaik untuk persaudaraan antar bangsa, penghapusan atau pengurangan pasukan tetap dan untuk penyelenggaraan dan promosi kongres perdamaian," kata dia. Musim panas 2021 lalu adalah momen puncak, ketika polisi yang didakwa membunuh warga kulit hitam bernama George Floyd disembunyukan sehingga menyalakan kembali aksi protes di seluruh negeri. Diperkirakan antara 15 juta hingga 26 juta orang telah berpartisipasi, menjadikannya mungkin gerakan terbesar sepanjang sejarah AS. Gerakan ini sendiri diawali di media sosial pada tahun 2013 sebagai tanggapan atas pembebasan pria yang menembak dan membunuh Trayvon Martin, seorang remaja kulit hitam yang tidak bersenjata. Baik individu maupun organisasi memenuhi syarat untuk menerima Hadiah Nobel Perdamaian. Pemenang tahun lalu adalah Program Pangan Dunia (WFP) atas upaya mereka memerangi kelaparan dan atas kontribusi untuk memperbaiki kondisi perdamaian di daerah yang terkena konflik. Serta sebagai kekuatan pendorong dalam upaya untuk mencegah penggunaan kelaparan sebagai senjata perang dan konflik. Setiap anggota majelis nasional atau pemerintah dapat mengajukan nominasi, selain anggota akademisi dan organisasi tertentu. Batas waktu pengiriman nominasi adalah Feb. 1 dan Komite Nobel Norwegia diharapkan memilih pemenang melalui pemungutan suara mayoritas pada bulan Oktober. (Gilang) |
Danny Pattipeilohy Ungkap 120 Program BKSDA Tahun 2021 Posted: 29 Jan 2021 07:12 AM PST AMBON, LELEMUKU.COM – Kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Maluku menyelenggarakan pemaparan Rencana Pelaksanaan Kegiatan untuk program kerja tahun 2021. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIT dan dilaksanakan secara tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan (prokes) Virus Corona (COVID-19) serta secara daring melalui zoom meeting pada tanggal 25 dan 26 Januari 2021. Kepala BKSDA Maluku, Danny H. Pattipeilohy, S. Pi., M.Si mengatakan setiap penyusunan dikunen RPK dilakukan berlandaskan peraturan-peraturan yang berlaku. "Jumlah kegiatan yang dibahas pada kesempatan ini adalah 120 kegiatan yang dibahas oleh 15 narasumber," ujarnya. Pattipeilohy berharap agar penyusun dokumen RPK itu dapat menyeleraskan antara tata waktu dengan tujuan pelaksanaan. "Melalui kegiatan ini, para staff dapat berdiskusi baik terkait metode maupun strategi pencapaian tujuan pelaksanaan kegiatan," ajak dia. (BKSDAMaluku) |
Helmy Faishal Zaini Tanggapi Pernyataan Abu Janda Tentang Islam Agama Arogan Posted: 29 Jan 2021 07:10 AM PST JAKARTA,LELEMUKU.COM - Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini menanggapi cuitan Permadi Arya atau Abu Janda yang menyebut Islam sebagai agama yang arogan. "Enggak ngerti Islam itu. Harus bedakan agama dengan orang ya," kata Helmy di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis, 28 Januari 2021. Permadi Arya melalui akun Twitter @permadiaktivis1 sebelumnya mencuit kepada akun @awemany, pada 25 Januari 2021. Isi cuitannya adalah, "Islam memang agama pendatang dari Arab, agama asli Indonesia itu sunda wiwitan, kaharingan dll. dan memang arogan, mengharamkan tradisi asli, ritual orang dibubarkan, pake kebaya murtad, wayang kulit diharamkan. kalo tidak mau disebut arogan, jangan injak2 kearifan lokal." Helmy Faishal Zaini menuturkan, oknum dalam beragama selalu ada di dalam semua agama, sehingga mengesankan agama itu menjadi kejam dan radikal. Padahal, kata Helmy, agama mengajarkan kedamaian. "Kalau ada yang mengajarkan kekerasan itu oknum dari umat beragama," ujarnya.(Tempo) |
Inilah Alasan Rachel Vennya Lepaskan Hijab Pasca Isu Bercerai dengan Niko Al Hakim Posted: 29 Jan 2021 07:03 AM PST JAKARTA, LELEMUKU.COM - Selebrgam Rachel Vennya kembali menjadi sorotan setelah dirinya memilih untuk mengubah penampilannya dengan melepas hijab dan diisukan sedang mengalami keretakan rumah tangga dengan sang suami, Niko Al Hakim. Menanggapi hal tersebut, pemilik instagram dengan pengikut lebih dari 5 juta itu akhirnya buka suara saat menjadi tamu di salah satu video YouTube milik Boy William yang diunggah pada 28 Januari 2021. Rachel menjelaskan sejak awal dirinya memutuskan untuk berhijab memang murni karena keinginannya sendiri, bukan karena adanya paksaan dari pihak luar. Saat ini, ketika dirinya memilih untuk lepas hijab, itu juga memang karena keinginannya. Wanita 25 tahun itu sendiri sempat menanyakan hal tersebut kepada sang suami dan suaminya itu membebaskannya. Dia mengaku bahwa suaminya itu mendukung apapun keputusan yang membuat Rachel bahagia. "Saat kemarin Niko tahu aku mengubah penampilan aku, dia memang bilang 'apa nggak sayang' gitu. Terus aku bilang, aku sempat nanya kayak 'boleh nggak?' terus dia bilang apa aja yang bikin kamu happy," terang Rachel. Rachel sendiri sebenarnya merasa berat saat akhirnya memilih untuk melepaskan hijabnya. Terlebih karena tak sedikit orang yang juga memberikannya nasihat agar tidak melepaskan hijabnya tersebut. Namun ini adalah pilihannya dan dirinya berharap orang lain bisa menerima hal itu. "Aku nggak bilang itu suatu hal yang baik untuk dicontoh ya. Karena kan pas aku mencoba untuk mengubah penampilan aku dengan nggak pakai jilbab itu aku sebenarnya kayak gemetaran, kayak orang ketakutan. Mungkin banyak orang yang nanya kenapa, ini tuh salah. Aku tuh tahu ini tuh salah, tapi boleh nggak aku tuh tetap aku kok. Kayak aku pakai jilbab dan aku nggak pakai jilbab pun aku tetap aku, cuma beda penampilan aja," jelas Rachel Vennya.(Gilang) Ibu dua orang anak itu menjelaskan bahwa awal mula isu perceraiannya berhembus karena dirinya salah mengunggah postingan di Instagram Story nya. Awalnya Rachel bermaksud untuk mengunggah quotes mengenai perceraian di akun Instagram keduanya, yang hanya berisikan teman-temannya. Diakui Rachel bahwa dia memang gemar mengunggah berbagai quotes di akun Instagram keduanya itu. Setelah menyadari kesalahan unggahannya, Rachel pun segera menghapus unggahan tersebut. "Jadi aku punya (second) account di mana isinya cuma teman-teman aku doang. Nah, terus aku tuh salah post (malah) di first account," kata Rachel.. Namun ternyata salah satu pengikutnya telah berhasil mengambil tangkapan layar dari unggahannya itu. Tak lama kemudian hasil tangkapan layar itu dibagikan di sebuah akun gosip dan menjadi viral. Ia juga memberikan penjelasan mengenai keadaan hubungannya dengan sang suami, Niko Al Hakim, saat ini. "Hubungan itu kan nggak selamanya rainbow, sun, butterfly kan. Tapi ya emang aku sekarang lagi ada di kondisi yang paling bawah kalau soal hubungan," jelas ibu dari Xabiru dan Chava itu. Rachel Vennya mengaku bahwa rumah tangganya memang sedang berada di masa-masa sulit dan fase terendah dalam suatu hubungan. "Kayak kondisi yang paling buruk lah gitu, tapi aku nggak mau orang-orang berspekulasi kalau ini tuh, pernikahan aku selama ini tuh buruk, ya enggak kayak gitu juga. Karena sebenarnya apa yang aku lakuin sama pasangan aku, most of the time itu wonderful sebenarnya," jelas dia. Walaupun mengaku hubungan pernikahannya dengan sang suami sedang berada di fase terendah, namun Rachel mengaku bahwa dirinya masih sangat mencintai suaminya itu. Terlebih karena dirinya dan Niko Al Hakim telah bersama-sama dalam kurun waktu yang cukup lama. "Aku tujuh tahun sama dia. Sayang banget lah," jelas Rachel. Untuk saat ini Rachel mengaku lebih memprioritaskan dirinya sendiri. Sebelumnya, Rachel biasanya selalu berpikir panjang sebelum mengambil keputusan karena dia takut mengecewakan orang lain. Bahkan sang ibu sampai pernah memintanya untuk lebih memikirkan diri sendiri ketimbang orang lain. (Gilang) |
Pembukaan Lahan Jadi Ancaman Populasi Burung Kehicap Buano di Seram Bagian Barat Posted: 29 Jan 2021 06:55 AM PST AMBON, LELEMUKU.COM – Lembaga Partisipasi Pembangunan Masyarakat (LPPM) Provinis Maluku melakukan kunjungan ke Kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku guna memaparkan hasil Survei Cepat Distribusi dan Habitat Kehicap Buano (Symposiachrus boanensis) dan Survei Sosial yang dilaksanakan akhir Tahun 2020 di Pulau Buano, Kabupaten Seram bagian Barat (SBB) pada Rabu, 27 Januari 2021. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan Burung Indonesia menunjukkan bahwa Burung Kehicap Buano ditemukan di seluruh area survey dengan nilai perjumpaan (Encounter rate – ER) sebanyak 321 perjumpaan. Berdasarkan IUCN Redlist, burung ini masuk dalam status kritis. Hasil penelitian terakhir menunjukkan bahwa burung ini hanya tersisa 200 individu. Salah satu ancaman dari populasi burung ini adalah pembukaan lahan, sedangkan ancaman perburuan tidak ada. Hal ini dikarenakan Burung Kehicap Buani dianggap sebagai totem (nenek moyang) oleh marga Tuhuteru. Dalam sesi diskusi, Kepala BKSDA Maluku, Danny H. Pattipeilohy, S. Pi., M. Si berharap adanya pertemuan antara BKSDA Maluku, LPPM, BI dan stakeholder lainnya yang menghasilkan rekomendasi penetapan KEE (Kawasan Ekosistem Esensial) Buano yang merupakan kawasan di luar kawasan konservasi yang memiliki nilai keanekaragaman yang tinggi, dengan pendekatan spesies. Keterlibatan masyarakat dalam penetapan KEE juga merupakan aspek penting untuk kedepannya dalam pelaksanaan rencana aksi. (BKSDAMaluku) |
Aktor Preman Pensiun, Kang Pipit Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Posted: 29 Jan 2021 06:48 AM PST JAKARTA, LELEMUKU.COM - Aktor sinetron Preman Pensiun, Firmansyah Pitra (59) yang memiliki nama peran Kang Pipit, meninggal dunia pada Jumat 29 Januari 2021 sore hari.. Pria yang sering dipanggil Ica Naga ini meninggal dunia karena sakit jantung, setelah sebelumnya mengeluhkan asam lambung tinggi. Kabar duka meninggalnya Kang Pipit pertama kali berhembus dari unggahan akun Instagram rekan sesama Preman Pensiun, Sandi Tile. "Innalillahi wa innailaihi rojiun kang Pipit. Baru dapet ide buat promo preman pensiun sama kang Pipit eh udah dipanggil sama Allah," tulis akun Instagram @sanditile pada Jumat 29 Januari 2021. Sandi Tile meminta penggemar Preman Pensiun dan masyarakat membukakan pintu maaf untuk mendiang Kang Pipit. "Mohon doanya buat kang Pipit dan mohon dibukakan pintu maaf buat kang Pipit. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT," tulis Sandi melanjutkan. Ia mengidap sakit jantung sejak proses syuting Preman Pensiun Season 4 berlangsung. Kurang lebih dua pekan terakhir Kang Pipit mengeluh sesak dan dikasih obat lambung karena asam lambungnya cukup tinggi. Almarhum masuk ke Rumah Sakit Muhamadiyah sekira pukul 13.00 Wib karena sudah tidak kuat menahan sakit. Namun, dua jam kemudian dinyatakan meninggal dunia. Rencananya, Firmasnyah akan dimakamkan di di kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.(Gilang) |
Berty Kendek Salur 2 Ton Beras Bantuan Yayasan Budha Tzu Chi di Sokanggo dan Persatuan Posted: 29 Jan 2021 06:34 AM PST MANDOBO, LELEMUKU.COM – Kepala Kepolisian Resor Boven Digoel AKBP Syamsurujal, SIK melalui Kapolsek Mandobo Iptu Berty Kendek, SH salurkan pembagian beras bantuan Sosial dari Yayasan Budha Tzu Chi melalui Polri dalam rangka Peduli dampak Covid -19, bertempat di Kampung Sokanggo dan Kampung Persatuan, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua pada Jumat (08/01/2021). Kegiatan dimulai pada hari Rabu (06/01) yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Mandobo beserta anggota melakukan pendataan dan persiapan pergeseran pembagian beras bantuan Polri kepada masyarakat di kota Tanah Merah sebanyak 2 Ton. Selanjutnya pada hari Jumat, Kapolsek beserta anggotanya dan anggota Babinsa Tanah Merah melaksanakan pembagian beras bantuan sebanyak 2 Ton dari Mabes Polri dan dari Yayasan Budha Tzu chi Indonesia bertempat di kampung sokanggo dan Kampung persatuan Pembagian berlangsung di beberapa titik diantaranya Kampung Sokanggo RT 04 dan 05 , komplek Iwot sebanyak 65 sak (650 Kg), Komplek Wamena ujung Bandara sebanyak 50 sak( 500 kg ), Kompleks Situs Penjara Bung Hatta 25 Sak (250 kg), Kompleks Masyarakat Arimop di belakang perumahan Pegawai Tanah Merah 60 sak (600 Kg). Berty Kendek menjelaskan, pembagian beras bantuan Sosial Yayasan Budha Tzu chi Indonesia di Polres Boven Digoel untuk Polsek Mandobo sebanyak 2 Ton yang dibagikan kepada masyarakat di Kampung Sokanggo dan kampung Persatuan. "Mari bersama tetap menjaga Kamtibmas dan tetap patuhi protokol kesehatan Covid 19 agar kita semua terhindar dari virus ini serta bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang ada disini," ungkapnya. Kapolsek juga mengatakan bahwa seharusnya bantuan sosial Yayasan Budha Tzu chi Polri Indonesia di distribusikan sebelum Natal 2020 akan tetapi dengan kepadatan kegiatan Pengamanan Pilkada maka pendistribusian bantuan beras baru bisa terlaksana.(Humaspolresbovendigoel) |
Apel Perdana Tahun 2021, Gustaf Urbinas Pesan Profesional, Disiplin dan Jaga Citra Polri Posted: 29 Jan 2021 06:34 AM PST JAYAPURA KOTA, LELEMUKU.COM - Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, SH., S.IK., M.Pd saat memimpin apel pagi perdana awal tahun 2021 di Halaman Apel Mapolresta, Kota Jayapura, Provinsi Papua. Senin (04/01/2021) pagi. Dalam apel tersebut diikuti oleh Wakapolresta AKBP Supraptono, S.Sos., M.Si, Para Kabag, Para Kasat, Para Kasie, Perwira dan Personil Polresta Jayapura Kota. Kesempatan tersebut Kapolresta menyampaikan ucapan terima kasih atas pelaksanaan Operasi Lilin Matoa-2020 dalam rangka pengamanan natal dan tahun baru berjalan dengan aman dan lancar. "Tahun yang baru kedepan tantangan semakin berat, personil untuk memahami dan semakin profesional di bidang tugas masing-masing, " ungkap Gustav. Kapolresta dengan motto Cepat, Tepat dan Tuntas ini berpesan dan berharap personil pahami dan melaksanakan tugas pokok kepolisian serta meningkatkan lagi kedisiplinan para anggota untuk kebaikan institusi dan masing-masing personil. Selain itu juga Ia menekankan agar piket tahanan maupun piket fungsi agar selalu mengecek ruang tahanan secara berkala untuk mengantisipasi hal-hal yang kita tidak inginkan bersama. "Tetap semangat dan selalu disiplin dalam menjalankan tugas abdi negara dengan tidak melakukan pelanggaran dan menurunkan citra Polri di masyarakat, "Pesan Kapolresta Jayapura Kota. Usai memimpin apel, Kapolresta Jayapura Kota membagikan masker berlogo TNI/Polri ke setiap personil yang mengikuti apel pagi.(Humaspolrestajayapura)
|
Penyidik Polsek Abepura Serahkan Tersangka dan BB Curanmor ke Kejaksaan Posted: 29 Jan 2021 06:34 AM PST JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Penyidik Unit Reskrim Polsek Abepura serahkan seorang tersangka pencurian berinisial MRS Alias Napi (25) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) bertempat di kantor Kejaksaan Negeri Jayapura, Provinsi Papua, Senin (18/01/2021) siang. Tersangka MRS Alias Napi disangkakan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 (lima) tahun penjara. Kapolsek Abepura AKP Clief Gerald Philipus Duwith, S.W., S.I.K mengatakan, penyerahan tersangka MRS berdasarkan surat hasil penelitian berkas perkara miliknya dari pihak kejaksaan yang menyatakan bahwa telah lengkap/P.21. "MRS Alias Napi diserahkan ke Jaksa karena berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap/P.21 dan siap untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya di sidang pengadilan," Ungkap Kapolsek. Lanjutnya menjelaskan, penyerahan MRS disertai dengan barang bukti 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna silver yang dicurinya dan diterima oleh jaksa bernama Frans Magnis, S.H. "MRS melakukan tindak pidana pencurian bertempat di Putaran taksi Perumnas III Waena Distrik Heram pada Rabu tanggal 13 Mei 2020 sekira pukul 06.00 Wit, dimana saat itu dirinya mengambil sepeda motor milik korban yang diparkir di depan toko dengan posisi kunci motor masih terpasang, hingga membuat tersangka mengambil kesempatan tersebut," Pungkas Kapolsek. Ia juga menambahkan, selanjutnya tersangka membawa spm tersebut ke rumahnya yang berada di sebelah jembatan expo waena, kemudian pada hari itu juga tersangka langsung menggunakannya untuk ojek hingga pada tgl 20 november 2020 sekira jam 23.00 wit pelaku di tangkap oleh anggota.(Humasporestajayapura) |
Petrus Fatlolon Minta Masyarakat Dukung Persiapan MTQ Ke-29 Posted: 29 Jan 2021 06:34 AM PST AMBON, LELEMUKU.COM – Bupati Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Petrus Fatlolon meminta kepada seluruh masyarakat di daerah yang dipimpinnya untuk mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Maluku ke-29 pada Bulan Oktober 2021. "Pelaksanaan MTQ tetap diselenggarakan tahun ini. Tanimbar sudah pasti siap sebagai tuan rumah. Mari kita dukung sebagai bukti kerukunan umat beragama di Tanimbar sudah terjalin dengan sangat erat," pinta Fatlolon kepada Lelemuku.com pada Rabu, 27 Januari 2021. Fatlolon menyatakan berdasarkan hasil rapat koordinasi Panitia MTQ bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku diputuskan pelaksanaan MTQ Maluku ke-29 tetap dilaksanakan pada Bulan Oktober hingga November 2021. "Bulan Februari depan pemprov, LPTQ Maluku dan Kakanwil Agama akan datang ke Tanimbar untuk mengecek persiapan kita," katanya. Fatlolon menambahkan pelaksanaan MTQ akan dilaksanakan dengan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes), dimana diperkirakan 1.000 tamu dan Kalifah atau peserta wajib sudah mengikuti vaksinasi. Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tanimbar, H. Tamsil Herman mengungkapkan rasa syukurnya atas pelaksanaan iven akbar tersebut dan meminta seluruh umat beragama untuk saling mendukung sebagai wujud toleransi dan bentuk promosi Tanimbar. (Laura Sobuber) |
25 Pelanggar Terjaring Saat Polres Jayawijaya Gelar Razia Posted: 29 Jan 2021 06:34 AM PST WAMENA, LELEMUKU.COM – Dalam rangka Harkamtibmas, Kepolisian Resor Jayawijaya melaksanakan razia kendaraan di Jalan Pattimura wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Sabtu (09/01/2021) pagi. Razia tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM dengan sasaran Sajam, Miras dan kendaraan roda dua yang dicurigai hasil tindak pidana Curanmor. Kapolres menyatakan bahwa pihaknya diawal tahun ini kembali meningkatkan kegiatan kepolisian seperti razia guna menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Jayawijaya. "Kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dan terbukti berhasil ditahun lalu dimana kita telah berhasil mengungkap 224 kendaraan curian, dan ditahun ini kita akan menggunakan pola yang sama guna menekan tindakan kriminal yang ada di Jayawijaya terutama kejahatan jalanan seperti Jambret dan Curas," ungkap Kapolres. Kapolres juga menambahkan dalam razia tersebut pihaknya berhasil menjaring sebanyak 25 unit kendaraan roda dua dimana sanksi hanya berupa teguran simpatik kepada pelanggar Lalin dan diarahkan untuk melengkapi kelengkapan berkendara, membuat SIM serta bagi pelanggar yang sudah lengkap langsung bisa mengambil kendaraanya.(Humaspoldapapua) |
Satgas Yonif Mekanis 516/CY Lakukan Pengobatan di Waropko Posted: 29 Jan 2021 06:34 AM PST BOVEN DIGOEL, LELEMUKU.COM - Selain menjaga keamanan perbatasan, Satgas Yonif Mekanis 516/CY juga melakukan aksi sosial dengan mengadakan pengobatan kesehatan gratis yang dilakukan keliling kampung, kegiatan ini dilakukan oleh Tim kesehatan dari Pos Ninati Distrik Waropko, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua. Demikian disampaikan oleh Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin, S.I.P., dalam keterangan tertulisnya di Asiki Boven Digoel, Papua. Jumat (01/01/2021). Kegiatan memberikan pelayanan kesehatan secara berkeliling ke kampung-kampung merupakan wujud kepedulian Satgas terhadap kesehatan warga di perbatasan dimana selama ini warga perbatasan kurang mendapatkan perhatian dikarenakan kurangnya tenaga kesehatan yang terbatas dan faktor keamanan yang kurang menjamin. "Harapan kita bersama semoga kedepannya seluruh warga negara Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai khusus warga negara yang berada di perbatasan RI-PNG," ungkap Dansatgas Kegiatan ini dilakukan oleh Pos Satgas yang berada di Kampung Ninati dengan Danposnya Letda Inf Suhaiyanto. Ia mengatakan, Hali ini merupakan inisiatif TNI karena jarak dan kurangnya tenanga kesehatan. "Kegiatan ini merupakan keprihatian kami melihat banyaknya warga perbatasan yang masih kurang mendapat pelayanan kesehatan dikarenakan jauhnya dari puskesmas dan kurangnya tenaga kesehatan sehingga saya dan para anggota pos mempunyai inisiatif untuk mengadakan pengobatan keliling kampung dan mendatangi mereka yang bekerja di ladang," ucapnya. Tidak hanya Naluri Tempur saja yang dimiliki seorang prajurit tetapi jiwa kemanusian mereka tumbuh ketika melihat rakyat mengalami kesusahan dan memberikan solusi yang terbaik bagi rakyat, pungkas Dansatgas. Kegiatan ini direspon sangat baik oleh warga, salah satunya Kelemes menyampaikan rasa terimaksih kepada anggota Satgas "Saya sangat senang sekali dengan kedatangan bapak TNI dari pos Satgas berkeliling desa untuk memeriksa kesehatan masyarakat disini agar supaya warga disini mengetahui tentang kesehatanya masing-masing," tuturnya. (PendamCenderawasih) |
Arnold Ritiauw Lepas Pamrahwan Satgas Yonif RK 732/Banau di wilayah Korem 151/Binaiya Posted: 29 Jan 2021 06:34 AM PST AMBON, LELEMUKU.COM - Komandan Korem 151/Binaiya, Brigjen TNI Arnold. A.P. Ritiauw selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolaksops), melaksanakan upacaran pelepasan Satgas Yonif RK 732/Banau yang sudah purna tugas sebagai Satuan Tugas (Satgas) Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) di wilayah Korem 151/Binaiya, bertempat di Dermaga Lantamal IX Ambon Jumat (01/1/2021). Dalam kesempatan itu, tak lupa pula Danrem mengucapkan terimakasih kepada seluruh prajurit Yonif RK 732/Banau yang telah selesai melaksanakan tugas dan berhasil dengan baik. "Saya selaku Dankolaksops mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan tugas yang telah kalian laksanakan dengan baik", ucapnya. Lanjut Danrem mengingatkan kepada prajurit, agar selama perjalanan kembali ke satuan induk, perhatikan faktor kesehatan khususnya protokol pencegahan Covid-19 di masa pandemi global saat ini. "Selain itu juga, perhatikan keamanan personel dan materiil, hindari hal-hal yang dapat merugikan nama satuan maupun diri sendiri," sambungnya Diakhir upacara tersebut, Danrem 151 Binaiya, Brigjen TNI Arnold. A.P. Ritiauw menyerahkan piagam penghargaan dan cinderamata, kepada Dansatgas Yonif RK 732/Banau, Letkol Inf Suhendar Suryaningrat, S.H., M.Si, kemudian di lanjutkan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba Body Contest antara pos Satgas Operasi Pamrahwan Maluku Yonif RK 732 Banau. (PenremBinaiya) |
Bareskrim Polri Tangani Kasus Dugaan Ujaran Rasisme Terhadap Natalius Pigai Posted: 29 Jan 2021 06:34 AM PST JAKARTA, LELEMUKU.COM - Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menyatakan laporan dugaan foto yang tidak pantas dan ujaran rasisme terhadap tokoh Papua Natalius Pigai telah ditangani Kepolisian. Hal ini disampaikan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers daring, Senin (25/1/ 2021) Irjen Argo Yuwono mengatakan, berdasakan ujaran Rasisme di Media Sosial, sudah ada dua laporan polisi yaitu di Polda Papua dan Polda Papua Barat. Ke depannya penanganan kasus akan dilakukan oleh Bareskrim Polri, pelimpahan laporan dilakukan karena menurut analisis tim Cyber terduga (Ambroncius) diduga berada di Jakarta. "tentunya dengan ananlisis yang dilakukan oleh Cyber Bareskrim Polri, maka Bareskrim Polri sudah menghubungi Polda Papua Barat dan Polda Papua untuk melimpahkan Laporan Polisi tersebut ke Bareskrim Polri," kata Kadiv Humas Polri. Sebelumnya, Ambroncius Nababan dilaporkan ke Polisi atas dugaan rasisme terhadap Natalius Pigai. Ujaran rasisme itu termuat dalam unggahan akun Facebook yang diduga miliknya. Berdasarkan gambar beredar, Ambroncius Nababan kedapatan memasang foto Natalius berdampingan dengan seekor Gorilla. Dia memberi tambahan kalimat yang berbunyi; "Mohon maaf yg sebesar-besarnya. Vaksin sinovac itu dibuat utk MANUSIA bukan utk GORILLA apalagi KADAL GURUN. Karena menurut UU Gorilla dan kadal gurun tidak perlu di Vaksin. Faham?". Argo melanjutkan, hari ini (25/1) sudah kami layangkan surat panggilan ke yang bersangkutan, untuk menanyakan dan meminta keterangan apakah media sosial (Facebook) itu miliknya, karena disinyalir banyak. Dia mengatakan Polisi akan meminta keterangan dan mengklarifikasi mengenai pemilik akun Facebook itu di kasus dugaan rasisme terhadap Natalius Pigai. "Penyidik harus memastikan dengan ilmiah, bahwa siapa yang mempunyai akun tersebut, kemudian siapa yang melakukannya" ungkapnya. Kadiv Humas juga mengimbau kepada masyarakat terutama yang ada di Papua (warga Papua), bahwa serahkan saja proses hukum kepada pihak kepolisian, jangan membuat sesuatu yang nanti akan melanggar pidana, percayakan bahwa kepolisian akan transparan didalam melakukan penyidikan kasus ini.(Noci) |
Di Jembatan Youtefa, Seorang Pria Jatuh dan Meninggal Dunia Posted: 29 Jan 2021 06:34 AM PST JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Kepolisian Sektor Jayapura Selatan tangani kasus meninggalnya seorang pemuda bernama Marinus Ajam (29) warga Distrik Demta, Kabupaten Jayapura yang jatuh dari jembatan Youtefa Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Rabu (13/01/2021) dini hari pukul 02.30 wit. Kejadian itu terjadi bermula ketika korban bersama bersama empat orang rekannya berinisial SK, ME, IU, dan MB yang saat itu dipengaruhi minuman keras menggunakan mobil dari holtekam menuju ke APO. Saat dipertengahan jalan tepatnya di jembatan Youtefa, korban meminta mobil berhenti lantaran merasa buang air kecil. Saat mobil berhenti korban langsung turun diikuti saksi IU, sedangkan yang lain tetap diatas mobil. Saksi SK sempat mengatakan "Hati-hati", dimana saat itu saksi IU berdiri disamping kiri mobil sambil buang air kecil sedangkan korban menuju ke arah pagar pembatas jembatan dan sudah melewati pembatas jembatan tiba-tiba korban langsung terjatuh kebawah kolong jembatan. Melihat hal tersebut para saksi langsung keluar mobil untuk mengecek keberadaan korban dan melihat korban sudah tergeletak dibawah tiang jembatan kemudian para saksi turun kebawah guna menolong korban namun kondisinya agak melewati laut maka saksi ME dan IU ke pantai Cibery untuk mencari speed untuk mengevakuasi korban ke darat selanjutnya dibawah ke RS Bhayangkara menggunakan mobil. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, SH., S.IK., M.Pd melalui Kapolsek Jayapura Selatan AKP Yosias Pugu, SH membenarkan kejadian itu. Lanjut Kapolsek, kejadian itu diketahui oleh pihaknya sekitar pukul 04.00 wit, dimana saat itu saksi SK setelah mengantar rekan-rekannya ke APO selanjutnya saksi kembali ke RS Bhayangkara untuk mengurus jenazah korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jayapura Selatan dan mengamankan diri. "Korban meninggal dunia pada waktu perjalanan dari TKP ke RS Bhayangkara lantaran waktu terjatuh korban sempat meminta tolong kepada para saksi, " ujarnya. AKP Yosias Pugu menambahkan kasus ini dalam penanganan Unit reskrim Polsek Jayapura Selatan, dimana penyidik telah melakukan olah TKP, memintai keterangan saksi dan membuat laporan polisi.(Humaspolrestajayapura) |
Polisi Amankan Pelaku Curanmor di Sorido Posted: 29 Jan 2021 06:34 AM PST BIAK, LELEMUKU.COM – Personil Polres Biak Numfor mengamankan pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah Sorido, Distrik Biak kota, Provinsi Papua. Penangkapan terhadap pelaku berinisial RAM (19) berawal dari laporan pengaduan korban bahwa menemukan dan melihat motor miliknya yang hilang dikendarai oleh seorang pria (pelaku), Senin (11/01/2021). Kasat Reskrim Iptu Oscar Rahadian, SIK.,MH menjelaskan bahwa sebelumnya korban sudah melaporkan kepada pihak kepolisian atas kehilangan sepeda motor nya pada Minggu 10 Januari 2021 lalu sekitar jam 01.00 Wit di halaman parkir RSUD Biak, saat korban sedang menjenguk keluarga yang sakit. "Unit Opsnal Reskrim langsung bergerak menuju Sorido dan mengamankan motor bersama pelaku yang mengendarai sepada motor hasil curiannya tersebut sekitar pukul 13.00 WIT," ungkap Kasat Reskrim. Kasat Reskrim menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan pelaku RAM, ia melakukan aksinya tak sendirian, alias bersama pelaku lain berinisial MRA (masih dalam pengejaran). Pelaku RAM berperan penting memantau di sekitar area halaman parkir RSUD, setelah mendapatkan hasil curian, pelaku membawa lari motor korban ke arah Maryendi. "Dari tangan pelaku RAM polisi berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna Hitam dgn Nopol DS 4565 C. Pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Biak Numfor untuk proses penyelidikan lebih lanjut," tutup Kasat Reskrim. (Humaspoldapapua)
|
Polisi Olah TKP Temuan Mayat di Kelurahan Tanjung Ria Jayapura Posted: 29 Jan 2021 06:34 AM PST JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Polisi mendatangi TKP temuan mayat seorang pria bertempat di Perumahan BPN Dok IX RT 03 RW IV Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Provinsi Papua pada Rabu (13/01/2021) siang. Korban diketahui bernama Fembri Paul Fonataba (28) dan berstatus mahasiswa pada Fakultas Kedokteran di Universitas Cenderawasih. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd melalui Kapolsek Jayapura Utara AKP Handry Bawiling, S.Sos., M.H ketika dikonfirmasi membenarkan penemuan jenazah atas nama Fembri Paul Fonataba tersebut. Kapolsek mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Untung Saputra Manulang (28) yang merupakan teman korban saat hendak berkunjung kerumahnya. "Berawal saat saksi datang kerumah korban bermaksud mengantarkan jacket switer milik korban, setibanya dirumah korban saksi melihat pintu depan dalam keadaan terbuka kemudian saksi mengecek korban ke setiap ruangan hingga menemukan korban di dalam bak kamar mandi dengan posisi mengambang," ungkap Kapolsek. Lanjut Kapolsek, mendapati hal tersebut saksi langsung mendatangi Polsek Jayapura Utara dan melaporkan kejadian adanya orang tidak sadarkan diri di dalam bak air kamar mandi di TKP. "Merespon laporan saksi, saya bersama personil langsung mendatangi TKP dan menemukan korban masih dalam posisi mengambang didalam bak kamar mandi," ucapnya. Ia juga menambahkan, pihaknya langsung menghubungi Tim Inavis Polresta Jayapura Kota yang langsung tiba di TKP dengan dipimpin Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Komang Yustrio Wirahadi Kusuma, S.I.K. "Usai melakukan olah TKP, jenazah korban kemudian dibawa menggunakan mobil ambulance dari bid dokkes Polda Papua ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum luar karena sesuai permintaan pihak keluarga menolak untuk dilakukan Autopsi," bebernya.(Humaspolrestajayapura) |
Widya Murad Ismail Harap LSM GANN Putus Mata Rantai Narkotika di Maluku Posted: 29 Jan 2021 06:34 AM PST
AMBON, LELEMUKU.COM - Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Provinsi Maluku periode 2020-2025, resmi dilantik. Pelantikan ini sesuai SK DPP GANN Nomor 0022/Skep/DPP GANN/XII/2020, tentang Pengesahan Dewan Pembina, Dewan Penasehat dan DPD GANN Maluku. Pelantikan berlangsung di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Selasa (1/12/2020), melalui penyerahan Bendera GANN dari Ketum DPD GANN Fakhruddin Sanghaji Bima, kepada Ketum DPD GANN Maluku Hidayat Samalehu. Pada kesempatan itu, Ibu Gubernur Widya Pratiwi Murad Ismail yang hadir sebagai Ketua Dewan Penasehat DPD GANN Provinsi Maluku, mengapresiasi atas terbentuknya LSM ini. Bagi dia, keanggotaan Pengurus LSM tersebut merupakan gabungan generasi muda Maluku dengan berbagai latar belakang pendidikan dan status. Ini adalah suatu langkah yang patut diapresiasi oleh segenap komponen yang ada di Maluku. "Saya selaku Ketua Dewan Penasehat DPD LSM GANN Provinsi Maluku menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terbentuknya LSM ini di Provinsi Maluku. Saya sangat bangga karena ternyata ditengah kondisi seperti saat ini masih ada generasi muda Maluku yang memiliki kepedulian terhadap permasalahan narkotika," katanya. Menurut istri Gubernur Maluku ini, dengan terbentuknya LSM tersebut, dapat membantu masyarakat dan khususnya pemerintah dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika ditengah-tengah generasi muda dan masyarakat. Dia percaya, para pengurus LSM ini hadir dengan niat yang ikhlas untuk menyelamatkan generasi muda Maluku dari Narkotika. Widya menjelaskan, selain keterlibatan aktivis pegiat anti narkotika dalam proses bernegara dan berbangsa ini masih memerlukan perjuangan keras, namun membangun kemitraan untuk mewujudkan generasi muda dan masyarakat yang bebas dari penggunaan narkotika, merupakan salah satu hal penting yang perlu dilakukan secara rutin. Mengingat, narkotika dapat merusak tatanan hidup dan membuat masa depan menjadi suram. "Saya harap, pada saat menjalankan program tetap mengedepankan asas koordinasi lintas sektor baik secara internal organisasi instansi pemerintah termasuk BNN TNI Polri dan juga masyarakat," jelasnya. Menurut Widya, ada berbagai cara mengkampanyekan anti narkotika kepada masyarakat seperti seminar, penyuluhan, pembagian stiker melalui media elektronik dan sosial media. Apalagi, dengan adanya program unggulan GANN yaitu Goes to School dan Goes to Campus. Bagi dia, cara ini merupakan langkah awal yang baik. Berkaitan dengan itu, Widya berkeyakinan, keberadaan LSM ini akan memiliki arti penting karena akan menjadi wadah bersatunya generasi muda Maluku untuk memutus rantai peredaran dan penggunaan narkotika di Maluku. "Melalui peran tersebut, diharapkan agenda-agenda DPD dapat berjalan dengan lebih baik dan lebih bijak serta selalu berkoordinasi dan fokus untuk menjalankan tugas mulia ini. Kepada para pengurus baru yang akan memegang posisi kepengurusan untuk periode 2020-2025, saya ucapkan selamat bekerja. Saya berharap, DPD dapat berkembang dan bahkan kalau memungkinkan dapat dibentuk di kabupaten/kota lainnya yang ada di Maluku," ujarnya. Ditempat yang sama, Ketum DPD GANN Fakhruddin Sanghaji Bima mengaku, pendirian LSM GANN ini merupakan keprihatinan dirinya atas generasi bangsa dan murni untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat Indonesia. Mengingat, GANN merupakan salah satu amanah. Dengan amanah ini, tentu yang diselamatkan adalah generasi bangsa. "Generasi ini adalah anak-anak kita. Makanya harapan saya untuk seluruh masyarakat Maluku, mari kita sama-sama jalankan amanah ini dengan baik," katanya. Sementa itu, Ketum DPD GANN Maluku Hidayat Samalehu memberikan apresiasi kepada Ketua Dewan Penasehat DPD GANN Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail, atas dorongan semangat kepada generasi muda termasuk pengurus DPD. Atas dasar itu, pelaksanaan pelantikan dapat berlangsung sebagaimana mestinya. "Saya bertanggung jawab atas apa yang diharapkan dari pemerintah pusat, daerah dan masyarakat, bisa terlaksana dengan baik. Kesempatan yang besar ini, saya dan para pengurus dapat bersinergi dengan Pemda, Pempus dan stekholder terkait," katanya. (HumasMaluku) |
Ariffin Ungkap Polisi Tangani Kasus Penganiayaan di Jalan Parakomando Posted: 29 Jan 2021 06:34 AM PST MERAUKE, LELEMUKU.COM – Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum Kapolres Merauke melalui Kasubag Humas, AKP Ariffin,S.Sos, membenarkan adanya penganiayaan terhadap anak dibawah umur. Kasusnya sudah dilaporkan di SPKT Polres Merauke dan sudah dalam penanganan penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Merauke, Kota Merauke, Provinsi Papua, Selasa (19/01/2021). Sekelompok warga yang menumpangi mobil minibus jenis Toyota Avanza dilaporkan telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap seorang anak perempuan di Jalan Parakomando, Kamis (14/01/2021) malam. "Sat Reskrim sedang mengembangkan penyelidikan terhadap pelaku. Ciri-cirinya sedang dikumpulkan dari korban dan saksi," ucap Kasubag Humas. Lanjut Kasubag Humas, sebelum kejadian korban bersama saksi hendak mencari makan sekitar pukul 23.00 Wit dengan menumpangi sepeda motor. Saat keduanya berhenti di Jalan Biak, ada minibus warna hitam melintas hingga ke pertigaan Jalan Parakomando. "Setelah itu, mereka pun melanjutkan rencana untuk membeli makanan dan melewati mobil tersebut. Tak disangka, mobil itu membuntuti dari arah belakang hingga di depan SPBU. Korban bersama saksi lalu berhenti. Dalam waktu bersamaan, mobil itu juga berhenti dan salah satu penumpangnya keluar. Tanpa banyak basa-basi, pria itu langsung memukul korban. Melihat hal tersebut, penumpang lainnya juga turun dan ikut mengeroyok korban," ungkap Kasubag Humas. Tidak terima atas kekerasan itu, pihak korban pun memilih menempuh jalur hukum guna mencari dan memproses para pelaku penganiayaan tersebut.(Humaspolresmerauke) |
Pelaku Penganiayaan di Jalan Garuda Pasar Lama Diamankan Polsek Abepura Posted: 29 Jan 2021 06:34 AM PST ABEPURA, LELEMUKU.COM - Pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban Killien Jou Klange (40) meninggal dunia akhirnya diamankan oleh Polsek Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Selasa (05/01/2021) Siang. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd melalui Kapolsek Abepura AKP Clief Gerald Philipus Duwith, S.E., S.I.K ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pria yang melakukan penganiayaan terhadap Killien Jou Klange hingga meninggal dunia. Kapolsek mengatakan, pria tersebut berinisial MVH (23) warga Kampkey Distrik Abepura yang datang dengan diantar oleh pihak keluarga ke Mapolsek Abepura untuk menyerahkan diri dan mengakui perbuatan penganiayaan tersebut yang dilakukannya pada 13 desember lalu dengan TKP di Jl.Garuda Pasar Lama Distrik Abepura tepatnya di Pangkalan Ojek Garuda Pkl.22.00 Wit. "Uraian singkat kejadian berawal saat Minggu (13/12/2020) sekira Pkl. 22.00 Wit pelaku mengkonsumsi miras di Kampkey bersama beberapa temannya, setelah minuman habis pelaku bersama temannya pergi ke depan ruko yang berada di pertigaan pasar lama dan bergabung konsumsi miras bersama dengan teman lainnya," Ungkap Kapolsek. Lanjutnya, kemudian korban yang ada di lokasi yang didatangi pelaku tidak terima dengan kehadiran pelaku bergabung konsumsi miras sehingga memukul pelaku dibagian mata kiri sebanyak satu kali dengan tangan dikepal dan memukul kepala pelaku menggunakan botol bir sehingga pecah di kepala. "Lalu untuk melerai perkelahian, kemudian korban dibawa temannya ke arah pangkalan ojek garuda dan pelaku menyusul ke pangkalan ojek dengan menggunakan motor kemudian langsung mengambil pisau yg ditaruh di dekat setang motor dan mendekati korban, dimana korban sempat memukul pelaku mengunakan botol anggur yg dipegang tetapi pelaku menghindar dan tidak kena setelah itu pelaku langsung mengayunkan pisau yang dipegang ditangan kanannya sebanyak satu kali dan mengenai perut korban," Jelas Kapolsek. Ia juga menambahkan, setelah itu pelaku langsung pergi meninggalkan TKP, dimana setelah mengetahui korban meninggal dunia pelaku sempat mendatangi kamar jenazah RSUD Abepura untuk melihat korban, kemudian pelaku pergi ke Pantai Holtekamp dan membuang pisau yang digunakan. "Kini kasus tersebut dalam penanganan unit reskrim Polsek Abepura dan akan dilakukan pemeriksaan saksi-saksi dan pelaku/tersangka guna proses hukum lebih lanjut," Pungkas AKP Kapolsek(Humaspolrestajayapura) |
You are subscribed to email updates from #Lelemuku. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States |
Social Plugin