Type Here to Get Search Results !

Satgas Yonarmed 9 Kostrad Bantu Pembangunan Masjid Nurul Hijrah Bobula

Satgas Yonarmed 9 Kostrad Bantu Pembangunan Masjid Nurul Hijrah Bobula


Satgas Yonarmed 9 Kostrad Bantu Pembangunan Masjid Nurul Hijrah Bobula

Posted: 01 Oct 2020 06:32 PM PDT

Satgas Yonarmed 9 Kostrad Bantu Pembangunan Masjid Nurul Hijrah Bobula

DARUBA, LELEMUKU.COM – Satgas Yonarmed 9 Kostrad membantu pembangunan Masjid Nurul Hijrah yang berlokasi di Desa Bobula, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Kabupaten Morotai. 

Kegiatan tersebut dijelaskan oleh Komandan Satgas, Mayor Arm Andi Achmad Afandi, S.Sos., M.Si. dalam rilis resminya yang dikeluarkan di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (1/10/2020).   

Mayor Afandi mengungkapkan bahwa personel Pos 4 Wayabula SSK I bekerja sama dengan masyarakat setempat membangun Masjid Nurul Hijrah. Pembangunan masjid ini merupakan salah satu program pemerintah desa.   

"Masjid ini merupakan salah satu program pembangunan desa. Masyarakat dan personel Pos Wayabula saling bahu-membahu membangun masjid yang akan menjadi pusat ibadah di Desa Bobula, saya mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan", ungkap Mukhlis selaku Kepala Desa Bobula.   

Di tempat yang terpisah Mayor Afandi menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud upaya personel Satgas Yonarmed 9 Kostrad untuk melaksanakan pembinaan teritorial kepada masyarakat Maluku Utara. (Pendam16)

Ini Pencapaian dan Kendala Tanimbar Maju di HUT Kabupaten Ke-21

Posted: 01 Oct 2020 05:47 PM PDT

 


SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Bupati Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Petrus Fatlolon, SH., MH mengungkapkan pencapaian dan kendala di daerah yang dipimpinnya bersama Wakil Bupati (Wabup) Agustinus Utuwaly, S.Sos di usia kabupaten tersebut yang menginjak 21 tahun sejak bediri pada 04 Oktober 1999.

Menurutnya tema Hari Ulang Tahun (HUT) daerah itu adalah 'Tanimbar Maju' yang mengacuh pada visi pembangunan nasional dari Presiden Indonesia Ir. H. Joko Widodo 'Indonesia Maju' yang diimplentasikan ke visi misi Pemerintah Daerah (Pemda), yaitu Menuju Tanimbar yang Cerdas, Sehat, Berwibawa dan Mandiri.

"Temanya adalah Tanimbar maju memang dengan momen ulang tahu kabupaten yang ke-21 tahun 2020 ini ada beberapa indikator kemajuan yang sudah dicapai baik yang bersifat mikro maupun makro," ujar Fatlolon di ruang kerjanya kepada Lelemuku.com pada Kamis (01/10/2020).

Ia menjelaskan berapa indicator pencapaian daerah dengan 10 kecamatan itu kurang lebih selama tiga tahun masa kepemimpinannya bersama Wabup Utuwaly, diantaranya angka kemiskinan berhasil diturunkan, meskipun tidak signifikan yang dari angka 28,08 persen pada tahun 2018, menjadi 27,25 persen di tahun 2019.

Indikator kedua angka Index Pembangunan Manusia (IPM) yang berhasil ditingkatkan dari angka sebelumnya 62,36 persen, menjadi 62,86 persen, meski peningkatannya juga tidak begitu signifikan pada tahun 2019 lalu.

Ketiga, kondisi rumah layak huni, dimana sesuai dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), ada 5.000 rumah yang harus dibenahi dan sudah dicapai 60 persen dari target tersebut, yaitu sebanyak 3.002 rumah yang bersumber melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Provinsi (APBP).

Kemudian indikator keempat adalah inflasi yang berhasil ditekan turun, meskipun tidak signifikan, dari angka 3,72 persen menjadi 3,63 persen. Indikator kelima yaitu angka harapan hidup yang juga mengalami kenaikan meski tidak signifikan dari 63,20 menjadi 63,32 persen. Setelah itu indikator angka Kematian ibu hamil pun ditekan, dimana di tahun 2018 ada 3 ibu hamil yang meninggal dan di tahun 2019 ada 2 ibu hamil yang meninggal dunia.

"Indikator kematian bayi juga sama turun, yakni tahun 2018 ada 35 bayi yang meninggal, sementara di tahun 2019 hanya ada 27 bayi yang meninggal dunia," kata Fatlolon.

Ia melanjutkan indikator di bidang infrastruktur, terutama untuk menunjang pelayanan kesehatan sudah dilakukan pembangunan rumah sakit yang memenuhi standard mutu pelayanan, yakni pembangunan Rumah Sakit dr. P. P. Magretti Saumlaki yang akan pindah lokasi ke Ukur Laran dan statusnya juga akan naik dari tipe D ke tipe C dengan menelan anggaran hampir 80 milyar dan direncanakan akan selesai pada bulan Desember 2020 ini.

"Tahun depan, kita menganggarkan dana lagi untuk menyelesaikan RS Magtretti di Ukur Laran. Juga beberapa waktu belakangan kita juga telah bangun hampir 10 Puskesmas di beberapa kecamatan. Tahun ini ada di Desa Adaut, Lorulun, dan Waturu. Jadi ada 3 puskesmas dengan anggaran yang cukup besar, baik yang bersumber dari APBN maupun APBD," jelas Bupati.

Ia mengakui untuk sarana infrastruktur memang belum maksimal dari total 351 km panjang ruas jalan yang harusnya dibenahi, sampai dengan saat ini masih 164 km atau 46,7 persen yang tercapai sesuai dengan target RPJMD.

Kemudian indikator di bidang pendidikan ada beberapa fasilitas ruang belajar di sekolah-sekolah telah dibenahi, mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui program swakelola maupun program pembangunan yang ditangani oleh pihak ketiga.

Ada pula peningkatan kualitas guru, penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Tanimbar menyongsong beroperasinya Blok Masela dan penyiapan tenaga pengajar sesuai dengan kebutuhan sekolah juga ditingkatkan.

Fatlolon menuturkan dalam dua tahun terakhir, pemda Tanimbar telah meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonsesia (RI) Perwakilan Maluku, masing-masing untuk tahun anggaran 2018 dan tahun 2019 secara berturut-turut terhadap Laporan Pertanggung Jawaban Keuangan Pemda.

Selain itu, selama kurun waktu tiga tahun kepemimpinannya berhasil membawa peerubahan nama kabupaten dari sebelumnya Maluku Tenggara Barat (MTB) menjadi Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada bulan Januari 2019 lalu. Hal tersebut merupakan bagian dari capaian-capaian yang merupakan indikator keberhasilan pemerintah daerah di era pemerintahannya bersama dengan wakil bupati yang memasuki tahun ke empat.

Fatlolon menyatakan ada kendala-kendala yang sampai saat ini belum bisa dituntaskan, termasuk angka pengangguran yang masih tinggi dimana berada pada angka 4,70 persen. Maka di tahun 2021 depan pihaknya berencana membangun Balai Latihan Kerja (BLK) dan menciptakan tenaga-tenaga terampil, terutama kepada mereka yang putus sekolah dan kuliah.

Mengakhir pemamarannya, Ia mengucapkan syukurnya kepada Tuhan atas kemurahan dan penyertaan sehingga penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di Tanimbar berjalan dengan baik tanpa adanya kendala yang berarti. Bagi dirinya kendala kecil adalah normal dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Fatlolon pun berterima kasih kepada bupati pendahulu yang pernah memimpin daerah itu dan berjanji pada puncak momentum HUT yang akan digelar secara sedehana sesuai protocol kesehatan (Prokes) Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) nanti akan mengundang seluruh pendahulu maupun para tetua yang turut memperjuangkan berdirinya kabupaten itu.

"Saya berterima kasih juga kepada almarhum Bapak S. J. Oratmangun bersama Bapak Lukas Uwuratu, Bapak Bitsael Temar, Bapak Barnabas Orno yang kini Wakil Gubernur Maluku, Bapak Polly Werembinan serta para pejabat lainnya, mantan Sekretaris Daerah, baik yang ditunjuk dari Ambon, maupun Sekretaris Daerah lainnya yang pernah mengabdi di Tanimbar. Demikian juga para orang tua-tua kita yang pernah memperjuangkan berdirinya Kabupaten MTB," tutupnya. (Laura Sobuber)

Kembali Zona Hijau, Petrus Fatlolon Imbau Warga Tanimbar Tetap Patuhi Prokes

Posted: 01 Oct 2020 06:53 AM PDT

 


SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Bupati Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Petrus Fatlolon, SH., MH mengimbau kepada seluruh masyarakat di daerah yang dipimpinnya untuk tetap mematuhi protocol kesehatan (Prokes) walau saat ini daerah itu telah kembali dikategorikan sebagai daerah zona hijau Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Hal itu ia katakan karena sebelumnya Tanimbar memiliki  sebanyak 29 kasus COVID-19 yang merupakan penumpang KMP Sabuk Nusantara (Sanus) 34 dari Ambon pada Rabu (02/09/2020) lalu. Kemudian pihaknya telah memulangkan sebanyak 28 pasien yang dinyatakan sembuh secara bergiliran pada Senin (21/09/2020), Jumat (25/09/2020) dan Sabtu (26/09/2020) serta masih tersisa satu pasien dalam pemulihan.

"Tanimbar kembali berada ke zona hijau. Kita bersyukur bahwa tim medis dari dinas kesehatan, rumah sakit dan puskesmas telah menangani pasien covid ini dengan baik. Kini mereka sudah balik ke rumah masing-masing dan dinyatakan sembuh dengan mengantongi surat keterangan sehat dari tim dokter yang berasal dari satgas covid," kata Fatlolon kepada Lelemuku.com pada Kamis (01/10/2020).

Ia kembali meminta agar masyarakat jangan lengah dengan keadaan tersebut, sehingga menjadi lupa dengan aturan prokes, seperti selalu menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Fatlolon pun telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) 'Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan' pada Senin (21/09/2020) yang sejalan dengan Instruksi Presiden Joko Widodo Nomor 6 Tahun 2020 guna meningkatkan ketaatan dan kepatuhan pemangku kepentingan terhadap prokes dalam beraktivitas atau berkegiatan.

"Pemerintah melalui satgas covid-19 juga telah mengeluarkan  peraturan yang bersifat tegas mengatur tentang prokes disertai dengan sanksi. Oleh karena itu, saya kembali mengimbau untuk patuhi prokes yang telah ditetapkan demi keselamatan kita bersama," tambahnya. (Laura Sobuber)

Izak Pangemanan Terima Kunjungan Albert Simorangkir dan Rombongan Bea Cukai Jayapura

Posted: 01 Oct 2020 06:33 AM PDT

Izak Pangemanan Terima Kunjungan Albert Simorangkir dan Rombongan Bea Cukai Jayapura

ABEPURA, LELEMUKU.COM – Komandan Korem 172/Praja Wira Yakthi Brigjen TNI Izak Pangemanan menerima kunjungan Kepala Bea Cukai Jayapura beserta staf, di Makorem 172/PWY, Selasa (29/9).

Kegiatan tersebut merupakan silaturahmi sekaligus mempererat sinergitas dan koordinasi antar kedua instansi dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas di Provinsi Papua.

"Banyak hal yang kami bahas terutama mengenai perekonomian dan keamanan khususnya di wilayah Korem 172/PWY", kata Danrem.

Danrem menyampaikan bahwa Korem 172/PWY saat ini memiliki program dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua di berbagai sektor, baik pertanian, perikanan, peternakan maupun pemberdayaan masyarakat dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Peran serta Bea Cukai Jayapura dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua terutama dalam mengembangkan sektor pertanian atau komoditas penting lainnya di seluruh wilayah Provinsi Papua sangat dibutuhkan dalam rangka menyelesaikan konflik di Papua tentunya. 

"Dibutuhkan sharing informasi baik dari segi keamanan maupun hal-hal yang dapat dikembangkan dari setiap wilayah sehingga program peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Papua dapat terwujud", ujarnya.

Izak Pangemanan Terima Kunjungan Albert Simorangkir dan Rombongan Bea Cukai JayapuraDanrem juga menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin selama ini khususnya di daerah perbatasan RI-PNG. TNI bersama Bea Cukai Jayapura telah melaksanakan kerjasama dalam menumpas peredaran miras dan ganja dan barang-barang illegal lainnya di daerah perbatasan, yang menjadi penyakit masyarakat saat ini di Papua.

"Saya juga mengajak dalam rangka penyelesaian konflik di Papua. Kita berperan sesuai dengan tugas kita masing-masing karena dalam menyelsaikan konflik ini perlu adanya kerjasama dengan seluruh stake holder di Provinsi Papua", tutur Izak.

Izak Pangemanan Terima Kunjungan Albert Simorangkir dan Rombongan Bea Cukai JayapuraSementara itu Kepala Bea Cukai Jayapura, Albert Simorangkir menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan sinergi antara Bea Cukai dengan aparat penegak hukum. Sebelumnya juga telah dilaksanakan berbagai koordinasi dengan para pimpinan penegak hukum di wilayah Jayapura.

"Dengan silaturahmi ini kami sangat berharap bisa lebih mempererat tali silaturahmi dengan Korem 172.  Kami juga setuju dan siap mendukung kebijakan Komandan Korem dalam rangka meningkatkan perekonomian di wilayah perbatasan dan kami berharap pintu PLBN segera bisa dibuka sehingga perekonomian masyarakat dapat kembali pulih di masa pandemi sekarang, khususnya di wilayah perbatasan", ucapnya.

Albert menambahkan bahwa Bea Cukai Jayapura saat ini menjadi fasilitator perdagangan untuk memfasilitasi ekspor buah merah hingga mampu menembus pasar dunia. (Penrem172)

2.859 Pasien COVID-19, Sembuh 1.859 dan 41 Meninggal Dunia di Maluku per 1 Oktober 2020

Posted: 01 Oct 2020 06:27 AM PDT

 


AMBON, LELEMUKU.COM – Ketua Harian Gugus Tugas (Gustu) Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Provinsi Maluku, Kasrul Selang mengungkapkan perkembangan laporan penyebaran Pandemi virus di 11 kabupaten dan kota per Kamis  (01/10/2020).

Jumlah pasien terkonfirmasi positif bertambah 35 kasus menjadi 2.859 dengan rincian pasien dalam perawatan 954 orang, sembuh bertambah 20 orang menjadi 1.859 orang dan meninggal 41 orang. 

Kemudian jumlah suspek sebanyak 463, diantaranya Ambon sebanyak 461 dan Malteng 2 orang serta 954 pasien positif corona terdapat di Ambon 857 kasus, Buru 13 kasus, Malteng 60 kasus, Tual 9 jiwa, Seram Bagian Barat (SBB) 1 kasus, Maluku Barat Daya (MBD) 3 kasus, Kepulauan Aru 5 kasus dan Maluku Tenggara (Malra) 10 jiwa.   

Kasrul Selang mengatakan dalam mencermati perkembangan dalam menghadapi pandemic tersebut dengan bersatu, saling mendukung, saling menjaga untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat Maluku untuk lindungi diri dan keluarga dengan tetap disiplin menerapkan protokel kesehatan, yaitu jaga jarak fisik, cuci tangan dengan sabun dan pakai masker serta jaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS). (Laura Sobuber) 

Herman Lerebulan Beri Tips Pembelajaran Lancar Saat Sertijab 11 Kepsek SMP di Tanimbar

Posted: 01 Oct 2020 05:51 AM PDT

 


SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Drs. Herman Yoseph Lerebulan memberikan tiga tips yang merupakan kunci pembelajaran lancar di sekolah.

Hal itu ia ungkapkan saat melakukan Serah Terima Jabatan (Sertijab) sebanyak 11 Kepala Sekolah (Kepsek) dan Pelaksana Tugas Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) di SMP Negeri 3 Selaru, SMP Negeri 4 Selaru, SMP Negeri Satu Atap Wertamrian, SMP Negeri 3 Wertamrian, SMP Negeri 3 Wertamrian, SMP Negeri 7 Tanimbar Selatan (Tansel), SMP Negeri Satu Atap Selaru, SMP Negeri 2 Kormomolin, SMP Santo Agustinus Sangliat Doll, SMP Negeri Satu Atap Wuarlabobar dan  SMP Negeri Satu Atap Eliasa.

"Tipsnya adalah kalau tidak tahu lakukan konsultas,i datang ke kantor ada korwil dan kepala bidang. Harus koordinasi antar kepsek yang lebih  bagus, saling isi dan harus banyak komunikais antara kepsek dan guru agar pembelajaran itu lancar dan jangan suka saling menyalahkan atau lapor," kata dia pada Rabu (30/09/2020).

Lerebulan pun menyebutkan jika sertijab itu dilakukan dengan alasan ingin membuat penyegaran di bidang pendidikan dan guna menyiasati adanya pensiun para guru sehingga jabatan tersebut harus diisi.

Ia menambahkan mutasi juga direalisasi karena pembinaan yang sesuai dengan usulan pihaknya dan hal itu harus sebelumnya disetujui oleh Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon, SH., MH, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Sekretaris Daerah (Sekda) dan Asisten III.

"Nasehat saya kerja itu harus memenuhi aturan, penyegaran ini pasti ada yang terima dan tidak, karena rasa di zona nyaman. Jaga keserasian kerja selaku kepsek dengan guru, ingat, rapot guru ada di kepsek, rapot kepsek ada di korwil, dan rapot korwil ada di dinas, jaga rapor iru baik-baik," pesan Lerebulan. (Laura Sobuber)

Adik Kakak dari Keluarga Andarek Jadi Korban Jiwa Tertimpa Tembok Rumah di Pantai Enggros

Posted: 01 Oct 2020 05:35 AM PDT



Adik Kakak dari Keluarga Andarek Jadi Korban Jiwa Tertimpa Tembok Rumah di Pantai Enggros

JAYAPURA,LELEMUKU.COM – Hujan deras yang terjadi Rabu, 30 September 2020 malam, membuat dua (2) unit rumah yang berada di kompleks pantai Enggros, kelurahan Asano, distrik Abepura, mengalami kerusakan tertimpa tembok pembatas yang roboh. 

Akibatnya, dua (2) orang anak yaitu, Brian Andarek (6 tahun) dan Aquila Andarek (4 tahun) yang pada saat kejadian sedang tidur di salah satu rumah, meninggal dunia.

Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM yang juga Ketua PMI kota Jayapura, Kamis, 1 Oktober 2020 mendatangi lokasi kejadian dan melayat ke rumah korban. Wakil Walikota juga memberikan bantuan kepada keluarga korban.

"Pemerintah turut berduka cita atas musibah yang menimpa kedua anak ini," ujar Wakil Walikota.

Mengenai tembok pembatas yang roboh dan menimpa 2 unit rumah warga menurut Wakil Walikota, pihaknya akan mengecek apakah bangunan tersebut memiliki IMB atau tidak. Karena menurutnya, bangunan tersebut sangat mengganggu aliran air, bahkan septic tank (sepiteng) pun dibangun di atas saluran air padahal hal tersebut sangat tidak diperbolehkan. Di lokasi tersebut juga menurutnya, terjadi pendangkalan dan penyempitan saluran air.

"Pada saat air datang, air tidak bisa mengalir, air tertahan dan menjebol tembok pembatas. Akibatnya rumah masyarakat yang berada di belakang tembok ini hancur. Pemerintah kota akan mendatangkan tim untuk melakukan pengerukan dan perbaikan saluran termasuk tembok penahan agar tidak banjir lagi. Tim juga akan mengecek bangunan yang disekitar apakah sudah ada IMB atau belum," jelasnya lagi.

Adik Kakak dari Keluarga Andarek Jadi Korban Jiwa Tertimpa Tembok Rumah di Pantai EnggrosAgar pendangkalan dan penyempitan saluran tidak terjadi lagi, Wakil Walikota mengimbau agar masyarakat tidak membangun sembarangan, tidak menutup saluran air, tidak membuang sampah sembarangan dan tetap memperhatikan kebersihan di lingkungannya masing-masing. (HumasKotaJayapura)

Klemen Tinal Ungkap Provinsi Papua Masih Terapkan Adaptasi Kenormalan Baru

Posted: 01 Oct 2020 04:50 AM PDT

Klemen Tinal Ungkap Provinsi Papua Masih Terapkan Adaptasi Kenormalan Baru

JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Pemerintah Provinsi Papua masih konsisten menerapkan kebijakan Adaptasi Normal Baru, meski angka penularan Covid-19 di bumi cenderawasih dalam satu bulan terakhir, masih cukup tinggi.

Kendati demikian, keputusan dikembalikan ke pemerintah kabupaten dan kota, apakah mengikuti keputusan Pemprov Papua atau sebaliknya.

"Kalau Pemprov Papua masih dengan penerapan adaptasi normal baru, sementara kebijakan di masing-masing daerah, kembali kepada bupati dan walikotanya," tegas Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal di Jayapura, Selasa (29/9/2020).

Menurut ia, penularan virus corona di Papua bukan lagi berasal dari klaster luar, namun sudah terjadi penyebaran lokal.

Oleh karenanya, ia meminta kesadaran masyarakat untuk konsisten menjalankan protokol kesehatan dimana pun berada.

"Angka virus corona atau Covid-19 di Papua ini terus naik. Kami dari pemerintah sudah berusaha dengan sistem tapi masyarakat juga harus sadar bahwa virus ini ada dan sangat berbahaya," ucapnya.

Oleh karenanya, Wagub meminta 11 kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2020 agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Dan tentunya ini juga menjadi tugas utama Pjs bupati yang baru dilantik kemarin. Agar mereka memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik selama tahapan pilkada berlangsung," tegasnya. (DiskominfoPapua)

Josef James Kelwulan Sebut Perayaan HUT Tanimbar ke-21 Digelar Sederhana Sesuai Protokol Kesehatan

Posted: 01 Oct 2020 01:19 AM PDT


SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Ketua Panitia Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Drs. Josef James Kelwulan mengungkapkan perayaan HUT ke-21 tahun kabupaten itu pada Minggu (04/10/2020) akan digelar dengan sangat sederhana dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Ia mengatakan guna mendukung pemerintah mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), pihaknya hanya menggelar dua lomba, yaitu lomba kebersihan kantor dan desa serta akan meniadakan rapat Paripurna Istimewa HUT Kabupaten yang biasa digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang digantikan dengan perayaan syukur yang memperhatikan protokol kesehatan.

"Pandemi yang melanda dunia. Sesuai arahan Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon, kepada panitia agar hanya diadakan doa mata lomba saja. Lomba yang dilaksanakan berupa penilaian terhadap kebersihan kantor dan desa protokol kesehatan," ungkap Kelwulan kepada Lelemuku.com pada Rabu (30/09/2020).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) itu menambahkan saat puncak perayaan HUT yang bertepatan pada hari peribadatan, maka pidato Bupati Fatlolon dalam rangka HUT kabupaten akan dibacakan pada setiap rumah ibadah. Sedangkan pada malam harinya akan dilakukan ibadah syukur yang dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Dearah (Forkopimda), Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pelaku sejarah pemekaran kabupaten serta para anggota dan pimpinan DPRD.

Selain itu, pengumuman dan pembagian hadiah bagi 3 SKPD terbaik dan 5 terburuk serta 2 desa terbaik dan 5 terburuk di 10 kecamatan. Ia menyebutkan yang menjadi judi dalam lomba adalah Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Tanimbar, Joice Pentury Fatlolon, SP, Tokoh Agama dan Camat.

"Hadiah yang diberikan adalah Piagam Penghargaan oleh Gubernur Maluku Murad Ismail bagi tiga terbaik. Sedangkan kalau terburuk akan diberikan piagam oleh Bupati," tambah Kelwulan. (Laura Sobuber)

Merasa Ditipu, Anggota Kelompok Separatis Egianus Kogoya di Nduga Serahkan Diri

Posted: 30 Sep 2020 11:40 PM PDT

Merasa Ditipu, Anggota Kelompok Separatis Egianus Kogoya di Nduga Serahkan Diri.lelemuku.com.jpg

KENYAM, LELEMUKU.COM - Merasa selama ini ditipu dengan janji kelompok separatis yang akan diberikan kebutuhan sehari-hari dan uang, seorang anggota dari kelompok Rambo Lokbere Pimpinan Egianus Kogoya, yakni Tenius Tebuni dikabarkan menyerahkan diri dan berikrar keluar dari keanggotaan kelompok separatis di Kampung Mbua Tengah, Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua pada Sabtu (26/9/2020).

Demikian diungkapkan Kepala Penerangan (Kapen) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa, Kamis (1/10/2020) bahwa niat Tenius Tebuni untuk menyerahkan diri dan keluar dari kelompok separatis disampaikannya ke pada Toga (Tokoh Agama) dan masyarakat Kampung Mbua, serta meminta untuk di fasilitasi dengan pihak Satgas Yonif R 323/BP.

"Proses penyerahan diri itu disaksikan oleh perwakilan Satgas Yonif R 323/BP, Toga dan perwakilan masyarakat Kampung Mbua, Tenius Tebuni mengucapkan ikrar setia untuk kembali ke pangkuan NKRI dan menandatangani surat pernyataan keluar dari kelompok KKSB," ujarnya

Sementara itu Tenius Tebuni mengatakan bahwa dirinya bergabung dengan kelompok tersebut karena dijanjikan kebutuhan hidupnya akan dipenuhi dan diberikan uang, namun Tenius Tebuni merasa sadar bahwa dirinya telah ditipu karena selama menjadi anggota kelompok Militan Rambo Lokbere, dirinya sering kelaparan di dalam hutan karena kekurangan logistik, ditambah kelompok itu tidak solid selalu terpecah-pecah dan bergerak masing- masing.

Selain itu, Tenius Tebuni juga merasa bahwa yang dilakukan kelompok tersebut selama ini bertentangan dengan hati nuraninya dengan kerap kali memeras dan mengancam masyarakat, serta menyakiti bahkan membunuh masyarakat yang tidak mau membantu.

Tenius Tebuni yang pernah terlibat penghadangan dan kontak tembak di wilayah Habema sekitar tahun 2017 ini, selanjutnya berkeinginan hidup normal kembali seperti masyarakat umum lainnya. (KogabwilhanIII)

Amin Rais Umumkan dan Deklarasi Parpol Barunya Bernama Partai Ummat

Posted: 30 Sep 2020 11:06 PM PDT

 


JAKARTA, LELEMUKU.COM - Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais mengumumkan nama partai politik (parpol) barunya bernama Partai Ummat pada Kamis (1/10/2020).

Dalam penyampaian muqaddimah atau pengantar terkait pembentukan parpol barunya tersebut Amien yakin partai barunya ini menegakkan kebajikan dan keadilan.

Sebab kata dia, partai baru itu akan memiliki semboyan lawan kezaliman dan tegakkan keadilan. Sementara, Islam Rahmatan lil Alamin akan menjadi asas bagi partai barunya tersebut.

"Partai Ummat insya Allah bertekad akan bekerja dan berjuang anak bangsa lainnya melawan kezaliman dan menegakkan keadilan. Partai Ummat bekerja dan berjuang memegang tegug pancasila, UUD 1945 dan semua aturan demokrasi universal,"kata dia

Amien Rais batal menggunakan Partai Amanat Nasional (PAN) Reformasi sebagai nama parpol barunya. Menurutnya, pembatalan itu dilakukan setelah menerima masukan dari sejumlah ahli. (Albert Batlayeri)

Mathius Fakiri, Iwan Setiawan dan Natali Tabuni Bertemu Keluarga Korban Pendeta Yeremis Zanambani

Posted: 30 Sep 2020 10:59 PM PDT

Mathius Fakiri, Iwan Setiawan dan Natali Tabuni Bertemu Keluarga Korban Pendeta Yeremis Zanambani.lelemuku.com.jpg

SUGAPA, LELEMUKU.COM – Wakil Kepala Kepolsian Daerah (Wakapolda) Papua Brigjen Pol. Mathius Fakiri S.I.K, Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan dan Bupati Intan Jaya Natali Tabuni S.s M.si, melakukan pertemuan dengan keluarga korban Pdt. Yeremias Zanambani bertempat di Ruang tamu Bupati Intan Jaya di ibukota Sugapa pada Kamis (25/9/2020).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Alfred Papare S.I.K, Dandim 1705/Paniai Letkol Inf Benny Wahyudi dan Kapolres Intan Jaya AKBP I Wayan G. Antara 

Wakapolda Papua Brigjen Pol. Mathius Fakiri S.I.K, dalam kesempatannya menyampaikan permohonan maaf dari Kapolda Papua Paulus Waterpau yang tidak dapat hadir sehingga dirinya yang diperintahkan untuk bertemu serta hadir khusus kepada ibu Almarhum Pdt. Yeremia Zanambani untuk mendengar sesungguhnya apa yang telah terjadi dan Wakapolda menjamin apa yang disampaikan akan diteruskan kepada pimpinan.

"Mengawali penyampaian ini saya mewakili kepolisian turut berduka cita atas meninggalnya orang terkasih semoga amal ibadah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kehadiran TNI/Polru di Kabupaten ini untuk memberikan rasa aman sehingga saya berhadap semua warga yang ada di Kabupaten Intan Jaya tidak perlu takut dan tetap waspada apabila melakukan aktifitas diluar rumah. Kami dari pihak kepolisian akan melakukan penegakkan hukum bagi siapa saja yang melakukan tindakan kriminal. Saya mengajak kita semua untuk mari menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ucap Wakapolda Papua.

Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan, dalam kesempatannya mengatakan, "saya adalah Komandan Korem 173 yang bertanggung jawab terhadap satuan jajaran kewilayahan temasuk di Kabupaten Intan Jaya, salam hormat juga dari Bpk Panglima dan turut berduka kepada keluarga Alm. Pdt. Yeremias Zanambani. Saya mewakili pimpinan TNI hadir disini untuk melihat dan mendengar dari keluarga maupun warga yang ada di Kabupaten Intan Jaya apa yang terjadi, sehingga saya bisa mengetahui persis dari ibu pdt . Yeremias Zanambani dan warga yang memang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dilapangan. Intinya kehadiran TNI dan Polri datang kesini untuk memberi ketenangan dan rasa nyaman membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten ini lebih baik lagi kedepannya".

 "Bapak Panglima mencintai warga sekalian yang ada di Kabupaten Intan Jaya. Selain bapak pendeta, beberapa waktu lalu adanya warga sipil warga sipil dan anggota kami di tembak dan meninggal dunia. Kabar terbaru bahwa saudara Laode yang merupakan korban kekerasab yang dilakukan KKB di Kampung Mamba pada hari Kamis tanggal 24 September kemarin telah meninggal dunia, sementara satu korban saudara Fatur masih dirawat. Selain warga sipil, anggota kami yakni Serka Sahlan dan Praka Dwi Akbar Utomo meninggal dunia akibat tertembak saat kontak tembak dengan KKB, kami doakan semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa," tambah Danrem 173/PVB.

Bupati Kabupaten Intan Jaya Natali Tabuni S.s M.si dalam kesempatanya mengatakan, "kita ingin menyapa secara pribadi dan juga kita mau mendengarkan kronologi kejadian yang mangakibatkan Pdt.Yeremias Zanambani meninggal dunia dan pada dasarnya TNI-Polri hadir di Kabupaten Intàn Jaya untuk memberikan rasa aman, oleh karena itu keluarga dapat menceritakan apa yang sebenarnya keluarga ketahui terkait kejadian ini."

Kemudian ibu Mariam Joani Istri dari almarhum Pdr. Yeremia Zanambani menceritakan kejadian penembakan terhadap almarhum Pendeta Yeremias Zanambani kepada Wakapolda, Dandrem dan Bupati Intan Jaya.

Pertemuan tersebut diakhir dengan penyerahan santunan dari Wakapolda Papua dan Danrem 173 / PVB kepada Istri dari Alm. Pdt Yeremia Zanambani. (HumasPolri)


Richard Louhenapessy dan Baharudin Djafar Canangkan Nusaniwe, Seilale dan Latuhalat Sebagai Kampung Tangguh Nusela

Posted: 30 Sep 2020 08:40 PM PDT

Richard Louhenapessy Canangkan Nusaniwe, Seilale dan Latuhalat Sebagai Kampung Tangguh Nusela.lelemuku.com.jpg

AMBON, LELEMUKU.COM – Walikota Ambon, Provinsi Maluku, Richard Louhenapessy kembali mencanangkan Kampung Tangguh. Adalah Kampung Tangguh Nusela, yang merupakan kampung tangguh dari 3 Negeri adat, antara lain Negeri Nusaniwe, Negeri Seilale dan Negeri Latuhalat yang dicanangkan pada Rabu (30/9/2020) bertempat di PPI Erie Negeri Nusaniwe.

Menurut Walikota, kampung tangguh merupakan program kerjasama Pemerintah Kota Ambon dengan Polda Maluku dan Polres Ambon.

"Kampung Tangguh berarti tangguh dari aspek keamanan dan tangguh dari aspek kesehatan," kata Walikota.

Kampung Tangguh Nusela merupakan Kampung Tangguh ke 4 yang dicanangkan di Kota Ambon.

"Hari ini telah dibentuk Kampung tangguh untuk tiga Negeri. Jadi total sudah ada tujuh Kampung Tangguh di Kota Ambon. Sedangkan di Kota Ambon ada 30 desa. Berarti masih ada 23 desa yang belum. Oleh karena itu saya mendorong camat agar terus memberikan perhatian untuk pembentukan Kampung Tangguh ini," tandas Walikota.

Walikota menegaskan, penting untuk memberikan motivasi kepada 23 desa lainnya untuk membentuk kampung tangguh, karena menurut menteri keuangan, Indonesia akan mengalami masa krisis ekonomi yang berkepanjangan.

"Oleh karena itu otonomi daerah, terutama otonomi dari segi ketahanan pangan itu sangat penting sekali dari tiap-tiap desa yang ada, seperti yang kita laksanakan sekarang," jelas Walikota.

Mengingat ketiga negeri ini mayoritas masyarakatnya adalah nelayan, maka Pemkot Ambon mendorong agar sektor perikanan menjadi sektor unggulan untuk ketahanan pangan itu.

Saat pencanangan kampung tangguh pagi tadi, ada beberapa permintaan yang disampaikan para penjual ikan kepada Walikota Ambon terkait bantuan loyang dan payung. Permintaan tersebut mendapat respon positif dari Walikota, yang berjanji akan memberikan bantuan tersebut.

"Memang saya sadari juga bahwa selama ini kita perhatikan suami-suaminya mereka yang merupakan nelayan, padahal yang menentukan harga pasar sekarang ibu-ibu, yang tadi menyampaikan aspirasinya.

Oleh karena itu tempat jualan, loyang dan payung misalnya nanti kita perhatikan. Saya sudah bilang Kadis Perikanan untuk inventarisir, lalu kita akan bantu dalam waktu dekat," ujar Walikota.

Richard Louhenapessy Canangkan Nusaniwe, Seilale dan Latuhalat Sebagai Kampung Tangguh Nusela.lelemuku.com.jpgSementara itu, menurut Kapolda Maluku, Irjen Pol. Baharudin Djafar, program kampung tangguh ini adalah salah satu program nasional dalam menghadapi pendemi corona ini.

"Banyak ketangguhan yang harus di ciptakan. Pertama ketangguhan menghadapi kesehatan, yang kedua menormalkan pertumbuhan ekonomi. Ini adalah cara yang paling tepat untuk digunakan dalam bentuk komunitas-komunitas tertentu. Dan ini harus digairahkan seperti yang dilaksanakan oleh Walikota saat ini, untuk menggairahkan 3 negeri yang ada sekarang,"terangnya.

Kapolda menekankan, pembentukan dan pencanangan kampung tangguh ini dilakukan dengan sungguh-sungguh dan ikhlas, tetapi tidak melupakan protokol kesehatan. "Ini yang perlu kita sama-sama dukung agar ini bisa menjadi contoh untuk di daerah-daerah yang lain," sebutnya.

Dikatakannya, Maluku terkenal sebagai daerah kepulauan. Oleh karena itu, pembentukan kampung tangguh di 3 negeri yang mayoritas pekerjaan masyarakatnya adalah nelayan mudah-mudahan menjadi contoh bagi masyarakat Maluku lainnya.

Kapolda juga menjelaskan, di setiap polres bahkan setiap polsek membuat kampung-kampung tangguh ini wilayah masing-masing. Pembentukan kampung tangguh disesuaikan dengan hasil bumi atau sumber daya alam yang ada di desa tersebut. " Kalau disitu hasil-hasil dari masyarakat misalnya pertanian, yang ditangguhkan adalah hasil pertaniannya. Kalau disitu hasil laut seperti saat ini, maka dioptimalkan hasil lautnya. Sebenarnya prinsipnya produktivitas masyarakat kita tingkatkan maka kehidupan roda pemerintahan tentu juga lebih baik," ungkap Kapolda.

Disaat pandemi ini, Kapolda berpesan kepada masyarakat, kalau kegiatan agama di tempat ibadah masih terbatas, itu protokol kesehatan yang tetap harus dipatuhi, namun tetap utamakan mendekatkan diri kepada pencipta, sehingga apa yang di hasilkan atas ridho dari yang kuasa. (DiskominfoAmbon)